April 1, 2020

Kondisi Korban ikan Sori Muh Idul Sudah membaik pasca Operasi

Makassar 21/1, Kasus remaja yang tertusuk moncong ikan Sori di Buton yang menjadi viral,kondisinya pasca operasi Senin (20/1) sudah membaik dan stabil.

Hal ini di konfirmasi oleh Direktur Utama RS Wahidin Dr. dr. Khalid Saleh, Sp.PD-KKV,FINASIM, M. Kes dan juga didampingi oleh dokter yang melakukan operasi, dr. Jayarasti, Sp.BTKV bersama Kasubag Humas dan Pemasaran Dewi Rizki Nurmala, SKM, M.Kes pada konferensi Pers di ruang pertemuan PCC Lt. 5, Senin (20/1/2020).

Tim dokter ahli Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, telah melakukan operasi pengangkatan moncong ikan sori pada Senin (20/1/2020) pagi berhasil tanpa menemukan kendala yang berarti. Seperti di ketahui korban ikan sori ini beranam Muhammad Idul (16), remaja yang terluka akibat tusukan dari jenis ikan Marlin di bagian leher sebelah kiri.

Kepala ikan sori setelah lepas dari leher Muh Idul

Muh idul yang masih berstatus pelajar dari daerah Buton Selatan, Sulawesi Tenggara itu selamat setelah dua hari sisi kiri lehernya tertancap moncong ikan sori (sejenis ikan marlin).
Idul masuk ke RS Wahidin sejak Minggu (19/1) malam. Dirut Rs Wahidin dr Khalid menjelaskan bahwa kondisi Idul, meski tertancap ikan, relatif stabil sejak masuk ke unit gawat darurat. Demikian juga dengan tanda-tanda vital lain pada dirinya.
“Nantinya kita akan lihat perkembangannya. Saya lihat tadi kondisi pasiennya, kontak bisa, stabil, sadar, hanya memang agak demam,” kata Direktur RS Wahidin Sudirohusodo Khalid Saleh, pada saat konferensi pers.

Dr Khalid juga menganggap penanganan korban ikan sori Muh Idul sudah tepat, karena dokter di daerah cepat merujuknya ke RS Wahidin. Selain itu, juga tindakan yang sangat tepat dengan membiarkan moncong ikan tetap tertancap di leher.
“Sebab kalau dikeluarkan, dan pas kena pembuluh darah, itu bisa terjadi pendarahan,” Ujar Khalid.

Operasi pengangkatan moncong ikan sori ini di kamar operasi RS Wahidin Sudirohusodo berlangsung selama 2 jam, dengan melibatkan dokter ahli bedah thoraks dan cardiovaskular dan dokter anestesi (dokter bius) .

Tim dokter bedah, dr Jayarasti mengungkapkan, moncong ikan yang melukai leher Idul dari sisi kiri hingga tembus hingga ke belakang. Menurutnya diperkirakan awalnya tusukan ikan itu mengenai pembuluh darah besar yang ada di leher. Namun hingga operasi selesai, yang dikhawatirkan ternyata tidak terjadi.

Setelah proses operasi, tim dokter rumah sakit masih terus memantau kondisi Muh idul. Dokter mewaspadai kemungkinan terjadinya risiko infeksi akibat benda asing yang masuk ke tubuhnya.

Meski suhu tubuh pasien agak tinggi, Idul menunjukkan tanda-tanda vital yang relatif stabil.
“Pemeriksaan terus kita lakukan secara berkala, terutama pemeriksaan kemungkinan infeksi.

Jangan Lupa Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *